Dalam dunia marketing, satu hal yang kerap kali terlewat adalah bagaimana cara menerapkan strategi customer-centric untuk selalu mendapatkan hati customer. Namun, sebelum lebih jauh bicara soal strateginya, kamu harus lebih memahami bagaimana karakter dari customer itu sendiri. Beda jenis customer, tentu beda pula strategi yang dibutuhkan.

Untuk memahami karakter customer yang ada, kamu bisa mulai mengidentifikasi dari market temperature.

Apa itu market temperature?

Market temperature adalah istilah yang digunakan untuk memberikan temperature atau jenis dari market yang kita bidik. Pengklasifikasian temperature ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter market dan strategi apa yang tepat untuk diterapkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 3 jenis market temperature:

Cold Market

Cold market adalah mereka yang belum tahu brand-mu, belum pernah mendengarnya dan belum tahu apa saja keunggulan yang kamu tawarkan. Menghadapi market jenis ini tentu harus berfokus pada brand awareness terlebih dahulu. Karena tujuan awal adalah membuat mereka aware terhadap keberadaan brand kamu. Brand awareness bisa dilakukan dengan membuat campaign ads berisi promo atau keunggulan brand untuk menjangkau jumlah target audience tertentu.

Warm Market

Market yang satu ini adalah orang-orang yang sudah mengetahui brand-mu, tapi belum pernah satu kali pun membelinya. Dalam tahap ini, tentu kamu harus menerapkan strategi yang membuat mereka tertarik untuk membeli. Salah satunya bisa dilakukan dengan soft-selling.

Hot Market

Berbeda dari kedua jenis market sebelumnya, hot market adalah mereka yang sudah tahu brand-mu, sudah menjadi customer, dan sudah tahu bagaimana kualitas produkmu.

Loh, kalau dia sudah menjadi pelanggan setia, apa tetap diperlukan strategi khusus?

Tentu saja, guys! Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak berpindah ke brand lain, bahkan sampai pada titik di mana mereka menjadi unpaid ambassador yang akan merekomendasikan brand-mu kepada orang lain. Strategi yang bisa diterapkan dalam menghadapi hot market adalah melakukan up selling dengan menawarkan produk-produk lain secara berkala.

Nah dari ketiga market temperature di atas, apakah sudah kamu terapkan strateginya secara bertahap? Jika belum, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulainya, Bilmo People!