Seperti yang sudah dibahas di artikel sebelumnya tentang Kenali FOMO marketing: Trik Psikologi untuk Memikat Konsumen, FOMO memang merupakan salah satu trik marketing yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.

Sesuai namanya, FOMO marketing memanfaatkan sisi psikologis manusia yang takut tertinggal, atau yang dikenal dengan istilah fear of missing out. Namun, saat menerapkannya dalam marketing, tentu kita membutuhkan strategi yang lebih mendetail.

Berikut adalah 3 trik FOMO marketing yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan penjualan.

Countdown

Countdown merupakan contoh trik FOMO marketing yang mencoba memengaruhi calon konsumen untuk membeli lebih cepat. Dorongan ini muncul dari batas waktu pembelian produk yang sudah ditentukan. Countdown ini bisa diterapkan melalui pemberian diskon terbatas, gratis ongkir terbatas, dan pengadaan flash sale yang menunjukkan perhitungan mundur secara real time.

Testimonials

Dalam psikologi marketing, FOMO sangat berkaitan erat dengan apa yang ditunjukkan oleh kebanyakan konsumen, salah satunya melalui testimonials. Testimonials bisa menjadi social proof yang bisa dimanfaatkan oleh brand, berisi ulasan rekomendasi dari konsumen tertentu. Ulasan ini juga bisa menunjukkan bahwa produk memang sedang dipakai dan dibutuhkan oleh banyak orang.

Limited Stock

Trik yang bisa diterapkan selanjutnya adalah pembatasan jumlah produk. Jika calon konsumen tahu bahwa jumlah produk yang ingin dibelinya terbatas, maka akan ada sense of urgency untuk mendorong mereka melakukan transaksi sebelum produknya habis. Seperti kalimat populer yang berbunyi, “buy now or cry later.”

Itulah 3 trik FOMO marketing yang bisa mulai kamu terapkan untuk membantu peningkatkan penjualan. Selain ketiga trik di atas, trik psikologi apa lagi yang bisa diterapkan, Bilmo People?